9 Manfaat Sarapan bagi Anak Sekolah




"Kok sakit perut lagi nak!"
"Saya tadi gak sarapan bu, ibuk harus pergi jualan ke pasar pagi-pagi dan gak sempat buatin saya sarapan!", percakapan saya dengan salah satu anak didik saya yang beberapa kali mengeluh sakit perut

Di lain waktu untuk anak didik saya yang lain
"Ada apa nak kok nangis?"
"Saya pagi ini gak sarapan bu. Soalnya tadi telat bangun jadi gak sempet sarapan!"

Pernah juga kejadian seperti ini;
"Bu, izin ke kantin boleh?", (Padahal baru saja do'a pagi)
"Kan bu guru sudah bilang kalau pagi jangan beli dulu nanti jadi gak konsen belajarnya kan!"
"Tadi pagi saya gak sempet sarapan..gak pa-pa ya bu? Hari ini ibuk sengaja memberi saya uang saku duapuluh ribu karena gak sempet sarapan. Boleh ya!", (uang jajan segitu untuk anak usia sekolah dasar di kampung kami itu terlalu berlebihan menurut saya)
"Ya kan, bu guru tiap pagi ngengetin kalian kan jadwal wajib tiap pagi. Sholat, mandi, sarapan, pamitan orangtua adalah kegiatan yang tidak boleh ditinggal. Satu lagi jangan bawa uang saku banyak-banyak nak. Agar kamu lebih fokus belajarnya. Ketimbang bawa uang saku banyak mending bawa bekal besok ya!"
" iya bu!"
"Ya udah gak pa-pa! tapi sekali ini aja ya!"

Itulah beberapa kali kasus yang terjadi di kelas saya karena anak tidak sarapan pagi. Sedih, sekali sebenarnya saat beberapa anak didik saya mengeluh sakit perut dengan beberapa alasan tersebut. Ada banyak yang ingin saya katakan sebetulnya. Tapi yang jelas saya ingin semua orangtua sepakat dengan saya, bahwa apapun pekerjaan kita sesibuk apapun seharusnya kebutuhan anak tetaplah prioritas. Jangan sampai karena kita terlalu memikirkan masa depan anak sampai lupa memikirkan kebutuhan mereka saat ini. Kebutuhan anak tidak hanya yang berupa materi menurut saya. Kebutuhan akan kasih sayang, waktu bersama, juga kebutuhan hariannya. Saya masih ingat sekali dulu saat masih duduk di sekolah, ibuk selalu marah jika saya tidak menghabiskan nasi sarapan saya. Maklum sebagai anak orang desa nan sederhana, sarapan adalah andalan orangtua karena mereka mungkin menyadari tak bisa membari uang saku banyak. Kadang agak dongkol juga dulu, karena mereka seperti nggak mau tahu tentang kodisi saya yang terlambat berangkat atau alasan lain. Tapi kini saat sudah menjadi ibu saya berterimakasih. Berterimakasih telah memberi pelajaran yang baik yang semoga bisa saya tiru untuk anak-anak saya.


Bapak.. Ibu.. Saya sangat setuju dengan pernyataan jika pagi adalah waktu tersibuk! Tapi mempersiapkan sarapan anak sebelum mereka sekolah seharusnya jangan pernah dilupakan ya bu! Mungkin jika tidak sempat, bisa beli sayur matang yang banyak di jual disekitar kita. Atau sekurang-kurangnya sepotong roti dan segelas susu juga tidak membutuhkan waktu yang banyak! Jangan sampai karena kita atau anak-anak kita sering melewatkan sarapan lantas perutnya jadi terbisa untuk tidak diisi di pagi hari. Dan akhirnya kebiasaan sarapan itu hilang. Padahal sarapan pagi tidak hanya sekedar ritual mengisi perut tapi juga kebiasaan baik yang memiliki banyak manfaat.


Nah, apa saja sih manfaat sarapan bagi anak? Berikut beragam manfaat sarapan bagi anak yang saya rangkum dari berbagai sumber!

1. Menambah Energi


Ibarat mobil, sarapan pagi bertindak sebagai bensin alias bahan bakar sebagai sumber tenaga untuk beraktifitas. Apalagi setelah tidak makan berjam-jam sebelumnya karena tidur. Maka sudah seharusnya kita biasakan anak kita untuk sarapan pagi guna menambah energi setelah berjam-jam tidak makan juga untuk menyimpan energi untuk mendukung aktifitas seharian, termasuk berangkat sekolah. Namun sebaliknya, jika anak kita tidak sarapan pagi maka dia akan mudah lelah dan kurang semangat. Mengapa demikian? Pasalnya sarapan pagi ternyata menyumbang kebutuhan energi harian sebanyak 20-25% lho bapak-ibu. Menurut ahli gizi yang juga ketua departemen ilmu gizi fakultas kedokteran universitas indonesia (fkui) dr sri sukmaniah, msc, spgk (k), "Untuk pembagian porsi kalori, sarapan mencakup 20-25 persen dari kebutuhan total kebutuhan sumber energi di setiap harinya. Makan siang dan makan malam masing-masing 30 persen, sedangkan makanan selingan dapat dilakukan dua kali dengan porsi masing-masing 10 persen".

2. Mengoptimalkan Metabolisme


Yuk, bun jangan lupa untuk selalu memotivasi anak kita untuk sarapan pagi! Karena selain untuk memenuhi kebutuhan energi, sarapan juga memiliki manfaat untuk kesehatan lho! Sebuah penelitian yang dipublikasikan di journal of physiology menegaskan, teratur sarapan bisa memengaruhi fungsi sel lemak dalam tubuh dengan mengubah aktivitas gen yang terlibat dalam metabolisme lemak dan resistensi insulin. Pada akhirnya, hal ini membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

Menurut kristi king, seorang ahli diet di texas children’s hospital, sarapan pagi dapat membantu mengoptimalkan pembakaran kalori. Salah satu kegunaan sarapan pagi adalah meningkatkan metabolisme tubuh sehingga melewatkan sarapan hanya akan membuat si kecil mengalami metabolisme yang tidak stabil yang dapat berujung pada kesehatan serta stamina si kecil yang menurun.

3. Meningkatkan Konsentrasi


Menerima pembelajaran di sekolah tentunya membutuhkan mood yang baik agar tetap berkonsentrasi. Jika ibu menginginkan hasil belajar si kecil semakin optimal, jangan biarkan gula darah si kecil menurun. Apabila si kecil enggan menyantap sarapan paginya, gula darah dalam tubuhnya akan menurun. Gula darah yang menurun akan berpengaruh terhadap daya konsentrasi si kecil.

5. Menstabilkan Emosi


Menerima pembelajaran di sekolah tentunya membutuhkan mood yang baik agar tetap berkonsentrasi. Jika ibu menginginkan hasil belajar si kecil semakin optimal, jangan biarkan gula darah si kecil menurun. Apabila si kecil enggan menyantap sarapan paginya, gula darah dalam tubuhnya akan menurun. Gula darah yang menurun akan berpengaruh terhadap daya konsentrasi si kecil.

6. Meningkatkan Kemampuan Otak dan Kecerdasan


Menurut spesialis anak konsultan nutrisi dan metabolik, dr. Dr. I gusti lanang sidiartha, sarapan memiliki peranan penting dalam mengembangkan kemampuan kognitif dan tingkah laku.

"Efek positif sarapan pada anak berperan dalam kemampuan kognitif, tingkah laku, dan prestasi. Terutama dalam hal daya ingat dan kemampuan memperhatikan pelajaran di kelas," ujar odkter lanang dalam bincang bersama awak media di kawasan fx sudirman, jakarta pusat (21/2).

Hal ini juga diamini oleh ahli neuroanatami dan neurosains, dr. Dr. Taufiq pasiak,m.kes, m.pd. Ia mengatakan bahwa mengisi perut dengan makanan di pagi hari akan melancarkan metabolisme dan memberikan energi yang cukup agar kinerja otak bisa maksimal.

Sarapan juga harus dilakukan secara teratur setiap hari. Badan yang berenergi akan membuat perut tak mudah lapar dantubuh lemas. Hasilnya, konsentrasi dan fokus akan lebih terjaga meski dibebani berbagai aktivitas.

"Sarapan itu kuncinya kontinuitas. Kalau orang terbiasa sarapan maka efek kognitifnya bagus dan kemudian akan mempengaruhi memori. Tidak hanya kognitifnya yang bagus, tapi emosinya juga stabil," jelas dokter taufiq menambahkan.

8. Mengajarkan Anak Untuk Hidup Hemat


Meski uang jajan yang diberikan jumlahnya tidak terlalu besar, alangkah baiknya tetap membudayakan hidup hemat. Hal yang sering diabaikan para pelajar biasanya malas sarapan pagi di rumah. Mereka lebih memilih jajan atau sarapan di kantin sekolah. Padahal uang sarapan dapat ditabung untuk membeli kebutuhan lain yang lebih penting loh!

9. Tidak Mudah Jajan Sembarangan


Yuk, biasakan anak sarapan sehat setiap hari untuk pemenuhan nutrisi seimbang bagi pertumbuhannya. Menurut prof fasli perubahan pola konsumsi yang tidak seimbang ini merupakan salah satu tantangan dalam pembangunan gizi anak. "oleh sebab itu anak harus dibiasakan sarapan setiap pagi, memilih jajanan yang sehat, dan minum susu setiap hari," tambahnya.

Nah demikian bapak-ibu. Beberapa manfaat sarapan untuk anak sebelum berangkat ke sekolah. Ternyata, banyak ya manfaatnya. Jadi, mulai sekarang jangan pernah mengabaikan sarapan untuk si kecil ya.

Reference:

1 comments

  1. Penting banget sih sarapan bagi anak Sekolah, makanya kalau gk sarapan bawaannya gk serius belajar karena pikiran kya gk mampu buat proses pelajaran yang ada di depan mata..

    BalasHapus