Mau Liburan Aman Saat Pandemi, Ngeli Seru di Kali Brantas aja Yuk!


Assalamualaikum Ayah Bunda! Apa kabar? Masih betah di rumah? Atau sudah ada agenda untuk mengunjungi  beberapa destinasi wisata? Wajar memang, di tengah kondisi seperti ini kita dipaksa untuk berdiam di rumah dengan aktivitas itu-itu saja membuat kita jenuh dan butuh suasana baru. Alhamdulillah kini pemerintah sudah menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB). Sehingga beberapa tempat wisata sudah boleh di kunjungi. Tapi bukan berarti kita bisa sembrono dan hilang kewaspadaan ya Bun!  Kita harus tetap jeli memilih destinasi wisata dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan. Karena kepedulian kita terhadap perlindungan kesehatan keluarga, akan berdampak besar untuk lingkungan sekitar kita. Setuju?

Apa saja sih yang perlu kita perhatikan saat memutuskan untuk mengunjungi tempat wisata bersama keluarga? Berikut saya telah merangkum alodokter.com tentang beberapa hal yang wajib kita perhatikan saat memutuskan pergi wisata saat masih pandemi. Apa saja itu? Berikut rangkumannya :

  1. Pastikan tubuh dalam keadaan sehat
  2. Bawa perlengkapan pribadi seluruh anggota keluarga anda. Seperti : handuk, peralatan mandi, tempat minum, alat makan serta keperluan lainnya
  3. Jangan lupa juga bawa beberapa masker, hand sanitizer, dan desinfektan untuk menjaga kebesihan setiap benda yang rawan disentuh oleh umum.
  4. Gunakan masker, selalu jaga jarak, sering cuci tangan serta menghindari kontak fisik langsung dengan orang lain.
  5.  Terakhir pilih tempat yang tidak ramai dan memperhatikan protocol pencegahan covid-19. Virus corona mudah menular di tempat tertutup dan padat orang. Oleh karena itu, pilihlah tempat berlibur yang terbuka, luas, dan tidak terlalu ramai.


Oh iya Ayah-Bunda.. Bicara destinasi wisata yang aman saat pandemi, saya rekomendasikan untuk berwisata Ngeli Ban (River Tubing) di desa kami Minggirsari. Desa Minggirsari terletak di Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar Jawa Timur. Desa kami ini berada di tengah-tengahnya Blitar dan bisa dibilang letaknya strategis. Jadi dari Makam Presiden RI Pertama Ir. Sukarno hanya berjarak -/+ 7KM dengan durasi tempuh 10 - 15 menit. Lumayan dekat bukan? Mampir Yuk!


Perkembangan pariwisata dan potensi alam di Desa Minggirsari akhir-akhir ini sudah mulai kelihatan sari nya, desa yang dulu dipandang sebagai desa tertinggal kini semakin maju. Salah satu contohnya adalah potensi Ngeli Ban di Sungai Brantas ini, sungai yang dulu nya dipandang menyeramkan oleh masyarakat sekarang sudah berubah fungsi menjadi potensi wisata yang sangat indah dan menyenangkan.

Eit.. sebelum saya cerita panjang lebar, Ayah-Bunda tahukan apa itu Ngeli Ban? Ngeli Ban itu berasal dari bahasa Jawa yang berarti menyusuri sungai menggunakan ban. Wah.. kelihatannya seru kan? Jadi nanti jika ada agenda berkunjung atau berwisata di Blitar, sempatin yuk ber-Ngeli Ban ria disini! Wisata ini sangat cocok untuk Ayah-Bunda pecinta alam dan menyukai tantangan lho.. Tenang.. aman kok untuk seluruh anggota keluarga Bun, karena anda akan selalu didampingi tenaga professional saat menyusuri sungai. Tapi bagi anggota keluarga yang nggak suka basah-basahan dan kurang suka dengan tantangan, bersua foto aja yuk! Karena pemandangan sekitar bantaran sungai Brantas ini sangat instagramable dan cocok untuk dipajang di media social anda. Dan yang paling penting, lokasinya yang masih belum ramai kunjungan membuat kita semakin dapat semakin nyaman dan aman berlama-lama Ngeli Ban di sungai kami.


Ngeli Ban gak seru jika sendirian Bun! Ajak keluarga besar atau rekan kerja baru mantap itu. Anda bisa menikmati serunya derasnya arus sungai yang jernih, sambil bersenda gurau bersama keluarga. Karena ban disusun bergandeng-gendeng kurang lebih sepuluh buah memanjang. Bisa membayangkan kan serunya..? Satu rombongan pengeli maksimal berjumlah 7 orang ya Bun. Jika anda keluarga besar lebih dari 7 orang berarti sisanya masuk rombongan selanjutnya. Perjalanan Ngeli Ban akan berstart di Belik Serut menuju finish Papringan Minggirsari. Untuk sampai ke Belik Serut, kami sudah menyediakan jasa ojek atau transportasi untuk menuju kesana. Jadi gak perlu repot lagi ya. Anda tinggal menikmati indahnya pesona alam Sungai Brantas yang sangai indah dalam durasi kurang lebih 1 jam selama perjalanan. Dan jangan sedih, bagi anda yang hobi bersua foto, anda akan diajak beristirahat di pinggir sungai dengan panorama indah Sungai Brantas disertai Watu-Watu (batu-batu) besar yang pastinya sayang untuk tidak diabadikan. Masih kurang? Terakhir ada Bonusnya tambahan lagi. Yaitu setelah lelah menyusuri sungai anda akan diarahkan menepi di Papringan dekat sungai yang nyaman dan sejuk untuk beristirahat di temani wedang jahe khas Papringan desa kami. Hmm.. nyamannya!

Oh iya..Mengenai keselamatan, gak perlu khawatir ya Bun..! Soalnya, sebelum berangkat ke sungai, Ayah-Bunda akan diberikan pengarahan dan petunjuk keselamatan oleh tenaga profesiaonal. Selain itu, setiap rombongan pe-Ngeli Ban selau didampingi 3 pemandu yang siap menjaga keselamatan anda beserta rombongan. Ditambah lagi, semua pengunjung akan difasilitasi ban, rompi pelampung dan asuransi untuk menambah keamanan. Jangan datang hari Kamis dan Jum’at ya! Ngeli Ban Kali Brantas libur pada hari Kamis sampai Jum’at Siang pukul 13.00 dan melayani reservasi dengan minimal 7 orang untuk hari Senin, Selasa, Rabu, Sabtu. Khusus untuk hari Minggu bisa Ngeli Ban bareng Pengeli yang lainnya dengan mendaftarkan langsung di Papringan Minggirsari. Wah.. semakin penasaran bukan? Yuk segerakan Bun, pumpung liburan sekolah masih lama. Saya yakin seluruh anggota keluarga tidak akan menyesal mengujungi desa kami. Setelah merasakan sensasi Ngeli Ban di Sungai Brantas, sungai terbesar di jawa timur dengan segala potensi alam yang masih asri dan indah.

Untuk mengetahui lebih detail tentang Ngeli Ban Kali Brantas desa Minggirsari, silahkan klik banner dibawah ini ya Bun!


Selamat berkunjung!!

12 comments

  1. wah bener banget nih tipsnya, meski beberapa tempat wisata sudah mulai buka kembali bukan berarti kita semberono senekanya ya mbak.. protokol kesehatan wajib banget selalu diterapkan. trus menurutku wisata paling tepat di masa pandemi ini ya wisata alam, tapi mesti pinter2 pilih wisata alam yang nggak banyak banget orang, hihi
    seru banget nih ngeli ban kali Brantas

    BalasHapus
  2. Makasih mbak tipsnya, saya juga sudah lama banget nih nggak liburan heheheh. Tapi makin arno gara-gara covid. Tapi alhamdulillah sudah ketemu tips ini:)
    Terimakasih, semnagat nge blog

    BalasHapus
  3. Seru kayaknya 😍 kapan-kapan kalau ke Blitar bisa mampir Ngeli Ban nih.

    BalasHapus
  4. Destinasi air masa pandemi jadi favorit kak, iya saya setuju, kudu tetep sesuai protokol kesehatan ☺

    Apalagi saat ini virusnya malah nggak kentara masuk ke tubuh, banyak kloster baru.

    Sambil ngilangin kejenuhan, cari yang dekat-dekat aja ☺ makasih kak infonya.

    BalasHapus
  5. Ngeli Ban juga hiburan q Mbak, tapi semasa SD, dulu klo pulang sekolah agendanya bluron alias mandi di waduk rame-rame hehe.

    BalasHapus
  6. Cantik banget tempatnya. Memang benar, kalau mau jalan2 saat pandemi cari lokasi yang orang jarang datangi

    BalasHapus
  7. Waah kita tetangga Kabupaten Mbak,
    Blitar emang kweren.semakin getol meningkatkan industri pariwisatanya.
    Dan senengnya semuanya harganya standar...g da yang mahal.

    Semoga bisa ke Blitar next time

    BalasHapus
  8. Wah kalo pergi piknik ke alam terbuka masih aman ya. Asal gak rame banget. Dan selalu mematuhi prokes.

    Ngeli ban asyik juga nih ditambah pemandangannya indah

    BalasHapus
  9. Aduhh aku jadi pengen, Mbak. Ini unik ya, pakai ban banyak secara beriringan. Kalau banyak temennya gini aku jadi gak takut meskipun gak bisa renang hihiiii...

    BalasHapus
  10. Potensi wisata yang menarik ini di Ngeli, yang penting iya bener pastikan kondisi tubuh kita sehat sebelum traveling ya

    BalasHapus
  11. Kelihatannya seru banget ya kegiatan ngeli ban ini. Jadi semacam arung jeram tapi di arus sungai yanh tenang tanpa jeram. Sejak ada kasus kegiatan suaur sungai anak pramuka di Jogja yang menelan banyak korban jadi agak ngeri juga main ke sungai. Tentunya yang di Blitar ini didampingi oleh pelatih profesional ya, Mbak.

    Saya agak kesulitan baca tampilan blognya, buat saya huruf-hurufnya kelihatan kurang terlihat jelas (kurang hitam).

    BalasHapus
  12. suka banget dengan foto-foto liburannya, bukin kangen banget dengan jalan-jalan, semoga kondisi makin membaik ya, aamiin. Pengen ikutan di sana kayaknya seru banget

    BalasHapus