Tak Perlu Marah-Marah, Tips Membangunkan Anak Berikut Layak Untuk Anda Coba!

        


         Suatu ketika salah satu anak didik saya tidak masuk sekolah. Kemudian saat buka WA, saya mendapati salah satu wali murid saya kirim pesan yang isinya anaknya hari ini mogok berangkat sekolah karena malu bangun kesiangan.

        Cerita di atas mungkin pernah dialami oleh sebagian Ayah-Bunda bukan?. Apalagi jika anda dan pasangan dua-duanya pekerja. Pastinya setiap pagi disibukkan dengan banyak hal. Karena sangat sibuk, beberapa orangtua beranggapan membangunkan anak adalah hal sekian jika semua kebutuhan pagi sudah beres. Takut anak rewel kemudian malah menghambat kesibukan pagi atau kasihan jika dibangunin terlalu pagi. Padahal bukankah kita perlu mangajarkan pembiasaan baik pada anak kita? Tentang ibadah wajib sholat subuh yang tak boleh ditinggal atau tentang kegiatan positif merapikan kamar tidurnya sendiri. Dan pembiasaan baik ini tidak mungkin akan terjalan jika kita tidak memulainya sekarang ya Bun. Jangan sampai saat anak sudah baligh baru kita manyesal karena anak tidak terbiasa bangun pagi untuk melakukan kewajibannya. Astagfirullah!

        Rasulloh Saw bersabda “Perintahkan anak-anak kalian untuk mengerjakan sholat ketika mereka berumur 7 tahun. Pukul mereka jika tidak mengerjakannya ketika mereka berumur 10 tahun. Pisahkanlah tempat-tempat tidur mereka.” (H.R. Abu Daud no. 495). Oleh sebab itu, yuk tanamkan nilai-nilai baik mengenai shalat di awal waktu sejak dini agar saat anak sudah baligh akan terbiasa menjalaninya. Namun bagaimana jika anak kita susah dibanguninnya sedangkan kita harus dikejar waktu untuk menyiapkan semua hal keperluan pagi? Berdasarkan pengalaman pribadi juga rangkuman dari beberapa artikel. Saya ada beberapa tips yang layak dan sudah terbukti bisa ayah bunda coba, Check it out!

1. Ketahui Penyebab Anak Susah Dibangunkan Di Pagi Hari



Anak susah dibangunin beda dengan anak pemalas ya Bun! Karena bisa jadi si kecil susah dibangunin karena ada penyebabnya. Yuk kita evaluasi

  • Mungkin dia selalu tidur terlalu malam. Ada banyak faktor anak tidur kemalaman. Mungkin karena di rumah sedang ada acara atau tamu, Bisa jadi juga karena keasikan main gadget atau nonton tv terlalu malam. Coba amati baik-baik penyebabnya agar ayah bunda bisa dengan mudah mencari solusinya.

  • Kecapekan sehingga susah tidur. Jika anak tidak pernah tidur terlalu malam, tapi kok masih susah dibangunin. Bisa jadi itu karena anak terlalu banyak aktifitas di siang hari. Sehingga saat tidur dia menjadi gelisah karena badan sakit semua dan tidurnya pun jadi tidak nyenyak. Jika itu memang kendalanya. Maka Ayah Bunda bisa mendiskusikan kepada si kecil tentang kegiatan harian apa yang bisa dikurangi.

  • Suara bising yang membuat tidur anak terganggu. Ada tipe anak yang cuek. Dimanapun tempatnya, sebising apapun disekitarnya kalau sudah ngantuk, ya tidur bae. Tanpa si kecil merasa terganggu. Tapi banyak juga lho, kecil yang nggak bisa tidur jika tidak ditempat yang nyaman dan senyap? Jika hal itu dirasakan anak kita, ayah bunda perlu mencarikan solusi untuk hal itu. Mungkin karena penempatan ruang kamar si kecil yang terlalu dekat dengan jalan raya, Ayah Bunda bisa memindahkan kamar tidurnya ke kamar lain yang setidaknya dapat mengurangi suara bisingnya suara mobil di jalan dekat rumah.


  • Lampu terlalu terang sehingga membuat si kecil susah mengawali tidur. Lampu yang terlalu terang tidak hanya membuat anak susah mengawali tidur tenyata lho! Dikutib dari alodokter.com ( silahan cek disini) penggunaan lampu terang dapat menimbulkan beragam bahaya antara lain dapat menimbulkan obesitas, depresi, kanker serta bahaya lainnya. Serem ya! Maka dari itu, sangat disarankan agar ketika si kecil mau berangkat tidur, kondisikan semua cahaya di kamar dimatikan. Tidak hanya lampu, tapi juga hp, tv ataupun sumber cahaya lainnya. Namun lain lagi, jika memang anak fobia gelap ya bun! Jika memang demikian, ayah bunda bisa menambahkan lampu tidur dengan cahaya yang redup seperti lampu dengan warna cahaya merah atau kuning. Dan kemudian saat anak mau tidur, kita bisa mematikan yang terang dan kemudian menukarnya dengan lampu tidur yang redup.

  • Ada gangguan dari teman sekamar. Gangguan saat tidur bisa banyak hal. Dan tidak menutup kemungkinan gangguan itu berasal dari kakaknya. Si kakak yang mungkin tidur sekamar dengannya yang notabene lebih kuat nahan kantuk atau terbiasa tidur lebih malam. Bisa jadi dia yang menjadi faktor penyebab si adik bangun kesiangan atau susah dibangunin. Dengan mengajak adiknya ngobrol atau bercanda dll. Maka pastikan hal itu adalah penghalangnya.


2. Pastikan Anak Cukup Tidur



        Yuk mulai kita evaluasi lagi jadwal tidur anak. Bisa jadi anak susah dibangunkan karena dia selama ini belum cukup tidur. Karena perlu Ayah-Bunda ketahui, ternyata kubutuhan tidur orang dewasa dengan anak berbeda. Menurut National Sleep Foundation (silahkan cek disini. Keterangan lengkap disini), bayi dan balita biasanya membutuhkan waktu sekitar 11 jam tidur pada malam hari, anak prasekolah hingga 10 jam, anak usia 5-12 tahun membutuhkan tidur selama kurang lebih 9 jam. Sedang kita orang dewasa hanya membutuhkan waktu sekitar 6 jam. Dari sini kita bisa tarik kesimpulan, jika jadwal tidur kita para orangtua tentulah tidak bisa disamakan dengan jadwal tidur anak. Jadi jika selama ini anak memulai tidur di jam yang sama dengan orangtuanya maka bisa jadi itu adalah penyebab si kecil susah dibangunnin. Yuk mulai evaluasi bun! Jika si kecil memang belum cukup waktu tidurnya, maka dia harus tidur lebih awal dari biasanya. Insya Allah jika kebutuhan tidurnya tercukupi dengan nyenyak, bisa dipastikan pagi dia bisa bangun 0dengan ceria tanpa rewel.

3. Bangunkan Anak Dengan Cara yang Benar



Tidur adalah waktu ternyaman bagi anak. Dan membangunkannya lebih awal dari biasanya tentu wajar jika anda mendapatkan penolakan darinya. Mungkin dengan rewel atau butuh waktu lama untuk dia benar-benar terbangun. Namun demi masa depan dunia akhiratnya, tentu Ayah Bunda akan sabar kan ya? beberapa cara berikut bisa ayah bunda praktikkan untuk membangunkan buah hati!

  • Ajak anak tidur lebih awal dari biasanya. Dan singkirkan semua hal yang mungkin dapat menarik perhatiannya.

  • Ceritakan tentang manfaat bangun pagi serta bahayanya meninggalkan sholat subuh. Kemudian Buat kesepakatan/peraturan dengan anak. Kesepakatan untuk bangun jam berapa, minta dibangunkan seperti apa dan bagaimana konsekuensi jika tidak dilaksanakan.

  • Sepuluh menit sebelum jadwal bangun pagi, kondisikan kamar tidurnya siap menyambutnya bangun. Anda bisa menyalakan lampu kamar dan buka pintu dan jendela kamar lebar-lebar. Ayah bunda juga bisa menyetel murotal atau lagu kesukaannya. Kemudian mengelus punggungnya sambil membisikkan satu kalimat “Bangun yuk Nak, sudah pagi!”. Kemudian tinggalkan dia sebentar, untuk memberinya kesempatan bangun sendiri karena yang demikian sungguh membuat anak lebih nyaman.

  • Langkah selanjutnya, jika ia belum bangun adalah singkap selimutnya dan goyang tubuhnya perlahan. Lalu bisikkan do’a bangun tidur dengan lembut di telinganya. Anda juga bisa memberikan anak kata-kata motivasi, seperti “Bangun yuk nak, shalat bisa menjadi cahaya nantinya di alam kubur”.

  • Jika anak belum bangun juga, anda bisa mengajak ia berbicara yang sekiranya menarik perhatiannya. Contohnya, anda bisa menanyakan mau dibuatkan sayur atau camilan apa hari ini. Atau bisa juga dengan mengingatkan tentang janji yang telah disepakai bersama tadi malam dan konsekensi jika melanggarnya.

  • Ayah-bunda, setiap anak pastinya maunya dibangunkan dengan lembut, bukan? Namun jika dia tak kunjung bangun padahal waktu sudah siang, kita bisa menggunakan cara yang lebih tegas, seperti mendudukkanya dari tidur atau memercikkan air di wajahnya agar ia segera bangun.

  • Apapun itu caranya, walaupun stok sabar mulai menipis jangan sampai kita gebrak-gebrak pintu kamar, meneriakinya, atau bahkan marah-marah. Karena sikap ayah bunda ini bisa membuat dia kesal dan ngambek. Cukup ingatkan kesepakatan dan disiplin pada konskuensinya. Jika konsekuensi saat ia telat bangun adalah dia tidak boleh main game kesukaannya maka konsekuensi itu harus benar-benar dilaksanakan apapun itu bujukan dari si kecil. Karena hal ini lebih menjadi perhatiannya dari pada kita teriak- teriak pagi-pagi yang malah akan membuat anak ke Terakhir, jangan lupa selalu apresiasi si kecil saat ia berhasil bangun pagi seperti dengan ciuman atau membuatkannya menu kesukaan.

  • Jika anak sudah terjaga ajaklah untuk beribadah seperti shalat Subuh dan mengaji. Jalankan pola tersebut minimal 2 pekan agar menjadi kebiasaan anak. Karena jika sudah terbiasa lama-lama tubuh si anak akan menyesuaikan.

        Demikianlah beberapa tips membangunkan si kecil yang bisa Ayah Bunda praktekkan di rumah. Perlu diketahui, anak yang sukses itu bermula dari kebiasaannya untuk bangun pagi. Jika kita sebagai orangtua belum bisa mengajarkan anaknya bangun pagi sejak dini, maka ketika besar jangan salahkan mereka ketika bangun masih saja kesiangan.

        Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “setan senantiasa mengikatkan pada tengkuk salah seorang dari ikatan bila ia tidur 3 ikatan. Lalu ia memukul setiap ikatan (agar menjadi kuat) sambil berkata:”makam masih panjang maka tidurlah”. Bila ia terjaga kemudian ia menyebut nama Allah, maka terurailah satu ikatan, bila ia berwudhu, maka terurailah satu ikatan dan bila ia menunaikan sholat maka terurailah satu ikatan. Sehingga ia pun pada pagi itu dalam keadaan bersemangat dan berjiwa baik, bila tidak maka ia akan berjiwa buruk dan malas (Muttafaqun ‘Alaih). Rasulullah saja sudah mengajarkan kita untuk bangun pagi, kita sebagai orangtua yang ingin masa depan anaknya baikpun harus mengajarkan mereka untuk bangun pagi.Tidak ada kata terlambat untuk membuat anak mencapai masa depannya. Mari kita ciptakan bangun pagi anak-anak kita dengan menyenangkan dan penuh kasih sayang. Terimakasih sudah berkenan membaca, semoga bermanfaat!


SUMBER

alodokter.com (2018) “Hati-Hati, Cahaya Lampu Tidur Bisa Berakibat Buruk Bagi Kesehatan" diakses dari https://www.alodokter.com/hati-hati-cahaya-lampu-tidur-bisa-berakibat-buruk-bagi-kesehatan pada 3 Agustus 2021

researchgate.net (2020) “Detailed US National Sleep Foundation recommended threshold values and ranges for sleep duration per age category" diakses dari https://www.researchgate.net/figure/Detailed-US-National-Sleep-Foundation-recommended-threshold-values-and-ranges-for-sleep_tbl1_342433754 pada 3 Agustus 2021

sleepfoundation.org (2020) “How Much Sleep Do Babies and Kids Need?" diakses dari https://www.sleepfoundation.org/children-and-sleep/how-much-sleep-do-kids-need pada 3 Agustus 2021

9 comments

  1. Ini memang harus dibiasain dari dini sih. Kalo ga susah jadinya. Aku sendiri kalo anak tidur lewat dari jam 10, udah pasti susah banget dibangunin pad pagi. Kalo si Kaka masih mendingan, masih bisa bangun utk solat subuh. Adeknya ini yg susah banget. Makanya aku pastiin tidur harus cepet dulu, biar jam tidur nya sesuai Ama umur mereka.

    BalasHapus
  2. Benar banget bund, pada dasarnya jadi ortu emang harus sabar banget yahhh makasih sharingnya jadi tau kebutuhan tidur bocil

    BalasHapus
  3. Laily Fitriani4 Oktober 2021 16.01

    Tidur terlalu malam dan terkena cahaya gadget salah satu pemicu tidur yang terlalu malam. Terima kasih Mbak. Alhamdulillah, saya berusaha mempercepat jam tidur anak-anak akan subuh bangun untuk solat, alhamdulillah anak-anak sudah terbiasa.

    BalasHapus
  4. Kalau Julio yang 3 tahun, dia tidurnya antara 9 sampai 11 jam sih mba. Tapi tetap dia bangunnya siang dan tidur terlalu malam. Tapi memang salah satu faktornya adalah karena Ayahnya kerja di malam jadi paginya sama sama tidur mereka berdua. Hm...

    BalasHapus
  5. Anakku kendalanya susah tidur siang, maunya main terus nih Mba. Kalau Malam nungguin ayahnya pulang, main dulu ama ayahnya baru tidur. Untuk usia 5 tahun lebih menuju 6 tahun berarti waktu tidur yang baik selama 9-11 jam ternyata

    BalasHapus
  6. Membangunkan anak tidur memang perlu strategi khusus agar anak-anak nggak merasa di paksa, misalnya dengan di iming-imingi hadiah.

    Bila sudah menhadi kebiasaan, maka akan mudah anak bangun pagi.

    BalasHapus
  7. Laily Fitriani5 Oktober 2021 08.32

    Bener banget nih Mbak...membangunkan anak butuh trik khusus yaa? yang pasti memang harus menkondisikan anak untuk tidar cepat kalau saya, agar solat subuh dan segera bersiap-siap ke sekolah.

    BalasHapus
  8. membangunkan anak memang perlu strategi jitu dari si emak ^_^

    anakku 2, keduannya beda untuk cara membangunkan mereka dari tidur

    terimakasih banyak mbak, postingannya sangat membantu buat saya untuk terus bisa menyusun strategi membangunkan si kecil dari tidurnya hehehe..

    BalasHapus
  9. ritual bangun pagi anak2 yang saya liat biasanya berakhir dengan drama tiada kesudahan hehe
    Meski masih singel tapi tips ini bermanfaat banget bisa jadi bekal nanti kalau punya anak.
    Thanks sharingnya mba :)

    BalasHapus