Dengan Metode PBL (Project Basic Learning), Belajar Mengukur Berat Menjadi Lebih Seru


Guru yang baik akan berusaha sedapat mungkin agar pembelajarannya berhasil. Salah satu faktor keberhasilan dalam pembelajaran adalah perencanaan pembelajaran yang dibuat guru sebelumnya, melalui perencanaan seorang guru dapat menentukan strategi apa yang digunakan agar tujuan pembelajaran tercapai. Tidak perlu perencanaan super rumit yang membutuhkan waktu banyak. Kalau strategi saya sebagai guru dengan beragam rutinitas, saya lebih suka membuat perencanaan pembelajaran malam hari untuk kemudian saya eksekusi di pagi hari.

Pak-Bu, Kebetulan saya mengajar anak kelas bawah. Jadi untuk siswa kelas bawah yaitu kelas satu dan dua , sebisa mungkin pembelajaran dilaksanakan secara kreatif dan seru. Karena siswa kelas satu masih senang bermain. Sehingga guru dituntut bagaimana caranya agar siswa dapat fokus dan memahami saat materi pembelajaran dijelaskan. Salah satu solusinya adalah materi dijelaskan dengan menggunakan benda-benda konkret yang ada di sekitar mereka. Contohnya saja jika materi yang akan disampaikan adalah alat ukur panjang berarti anak-anak benar-benar diajak mengukur benda-benda disekitar saat pembelajaran.

Terkait penggunaan benda konkret tersebut, berikut saya ingin berbagi kegiatan pembelajaran Matematika yang super seru terkait alat ukur berat dengan menggunakan metode demonstrasi dan project basic learning (PBL). Menggabungkan dua metode pembelajaran tersebut saya rasa efektif untuk kegiatan pembelajaran kali ini. Metode demonstrasi dilaksanakan sebelum tugas dan PBL (project basic learning) adalah metode tugasnya. Dan alhamdulillah selama pembelajaran mereka sangat antusias mengikuti pembelajaran. Seperti apa pelaksanaan nya? Berikut langkah-langkah pembelajaran seru mengukur berat isi tas siswa dengan metode project basic learning dan metode demonstrasi!


1. Guru mendemonstrasikan cara mengukur berat benda dengan menggunakan timbangan yang sudah disiapkan

2. Siswa memperhatikan demonstrasi guru terkait cara penggunaan timbangan

3. Setelah siswa sudah memahami cara penggunaan timbangan, langkah selanjutnya mereka menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas dari guru yaitu; menghitung berat isi tas dan mengurutkan isi tas sesuai beratnya.

4. Game dimulai dengan berbaris untuk mengantri untuk menimbang barang dan mencatat beratnya.

5. Bagi siswa yang selesai menimbang dan mencatat berat benda dalam tas, langkah selanjutnya adalah mengurutkan benda dari yang teringan sampai yang terberat

6. Terakhir adalah evaluasi dan penilaian.

Demikian langkah-langkah kegiatan pembelajaran siswa saya di kelas 2 MI, yaitu mengukur berat dengan metode demonstrasi dan proyek basic learning. Semoga bermanfaat!

0 comments