Belajar Matematika Melalui Permainan Tepuk Kartu atau Debokan


Pelajaran Matematika tergolong pelajaran yang ditakuti oleh murid. Dalam berbagai survey tentang pelajaran apa yang dianggap sulit atau tidak disukai, Matematika selalu masuk ranking 5 besar. Hal ini menjadi tantangan bagi kita para guru yang mengajar di madrasah maupun sekolah, bagaimana mengubah mindset murid tentang matematika. Oleh karena itu, Pak-Bu ( guru )harus tahu metode pembelajaran matematika yang menyenangkan dan juga cara mengajar yang efektif sehingga murid dapat memahami pelajaran ini dengan mudah.

Ada beragam cara dan ide yang bisa kita dapat dari beragam sumber agar murid menyenangi pelajaran matematika. Namun satu hal yang perlu kita tanamkan terlebih dahulu sebelum menyampaikan pelajaran yaitu mengubah mindset murid. Mengubah mindset dari yang sebelumnya beranggapan matematika itu susah dan membosankan menjadi mata pelajaran yang paling mereka nantikan. Caranya diantaranya adalah

1. Berikan tugas bertahap dari yang mudah hingga yang sulit. Sehingga jika di awal kegiatan murid merasa materi ini mudah, maka murid akan PD bahwa tantangan pada materi ini bisa mereka lampau.


2. Buat suasana yang pembelajaran menyenangkan. Ada beragam cara agar materi matematika itu tidak monoton menulis, menerangkan dan tugas. Penyampaian bisa berupa game, metode belajar kontekstual dan penyampaian nya dalam bentuk soal-soal cerita atau kuis rebutan.

Sebenarnya matematika bukan suatu pelajaran yang sulit, jika murid bersungguh-sungguh mau berusaha dan berlatih. Selain itu pikiran negatif yang berhubungan dengan matematika harus dihilangkan agar yang sebelumnya dianggap pelajaran sulit menjadi pelajaran yang ternyata menyenangkan.

Olehkarena itu, kali ini nyonyaguru akan share ke Pak-Bu guru terkait kegiatan pembelajaran menyenangkan yang bisa Pak-Bu guru terapkan di kelas. Kegiatan pembelajaran tersebut nyonyaguru namakan dengan, "Belajar jam dengan main debokan". Apa itu "debokan"? Debokan adalah permainan yang lagi sangat digandrungi oleh murid-murid saya yang mungkin lebih familiar dikenal oleh anak Indonesia dengan permainan "tepuk kartu", tapi di daerah nyonyaguru di Blitar anak-anak menamainya dengan "debokan". Bagaimana langkah kegiatan pembelajaran nya ?


Langkah Kegiatan Pembelajaran Belajar Menghitung Jam Melalui Permainan Tepuk Kartu atau Debokan


1. Guru menyiapkan kartu sebagai alat utama permainan. Kartu dibuat dari kertas Manila dan sejenisnya dengan cara dipotong seukuran kartu. Kartu yang sudah dipotong-potong kemudian ditulisi tugas berupa pukul yang akan dikerjakan murid. Satu kartu berisi satu tugas.

2. Membagi murid menjadi beberapa kelompok bermain. Bukan sebagai tim namun lawan main. Karena permainan dilakukan secara individu.

3. Murid bersama guru menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan. Diantaranya buku tulis dan alat tulis untuk mencatat hasil tugas, alat peraga jam dan yang terakhir potongan kertas berisi a,soal yang sudah disiapkan.

4. Murid duduk dengan membuat lingkaran dalam beberapa kelompok sesuai panduan guru. Bisa disesuaikan satu kelompok memiliki kemampuan mengerjakan yang sama.

5. Permainan di mulai dengan menentukan giliran atau urutan permainan. Bisa dengan hompimpa, suit atau yang sejenisnya terlebih dahulu dan urutan pertama bisa memulai permainan


6. Pemenang hompimpa memulai memainkan permainan. Langkah pertama memainkan nya adalah untuk menepuk kartu sampai salah satu kartu keluar dari tumpukan.

7. Kartu yang sudah pisah dari tumpukan dibaca catatan tugasnya. Lalu berdasarkan tugas di kartu, murid mempraktekkan tugas yang ada di kartu di alat peraga. Guru mengoreksi hasil tugas, jika benar berarti murid mendapatkan poin.

10. Setelah pemain pertama dikoreksi guru, maka giliran pemain kedua bermain dengan pola yang sama sampai pemain terakhir atau mungkin batas waktu tertentu sesuai kesepakatan.

Demikian langkah-langkah kegiatan pembelajaran melalui permainan tepuk kartu atau debokan. Bermain Debokan Sambil Belajar Matematika. Permainan tradisional debokan merupakan permainan anak yang dimodifikasi oleh guru untuk menuntun murid belajar matematika dengan materi mengenal jam dan cara menghitung nya. Permainan tradisional debokan mampu membangkitkan antusias, semangat dan kegembiraan pada murid ketika mengikuti pembelajaran matematika sebagai salah satu wujud merdeka belajar. Kegiatan pembelajaran ini juga diharapkan dapat mematahkan stigma murid tentang pelajaran matematika yang sulit dan tidak menyenangkan.

2 comments